Gubernur DKI Selanjutnya Ditantang Santun dan Mau Mendengar

Rimanews – Sejumlah nama bermunculan untuk memperebutkan kursi DKI 1 menjelang Pemilukada DKI yang akan dihelat Februari 2017 mendatang. Termasuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan kembali maju sebagai petahana. Namun, sadar atau tidak Jakarta memiliki segudang pekerjaan rumah yang menunggu untuk dieksekusi dengan segera. Siapapun calon Gubernurnya nanti. Diharapkan sosok tersebut dapat membuat hati warga Jakarta puas karena keistimewaan karakter untuk memimpin Ibu Kota. Baca Juga Partai Pendukung Tak Lagi All Out Menangkan Ahok Revolusi Diam-Diam dari Petamburan Jaksa Agung Sebut Kasus Ahok Luar Biasa Ahok Traktir Warga Cipete Minum Es Goyang Kejagung Dinilai Tak Serius Kaji Berkas Ahok “Jakarta membutuhkan gaya Ahok plus. Meski keras dan tegas, namun harus santun dan mau mendengar langsung keluhan rakyat di lapangan. Dia harus rajin blusukan. Makanya siapapun yang maju, harus memiliki sifat-sifat seperti itu untuk membuaat Jakarta lebih baik,” kata Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, saat dihubungi, Jumat (22/01/2017). Selain Ahok, Partai Gerindra tampaknya tak mau ketinggalan start untuk turut serta pada pesta demokrasi warga Jakarta tersebut. Buktinya, DPD Partai Gerindra DKI telah berhasil menjaring delapan nama yang akan diseleksi kembali. Mereka diantaranya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Saat dikonfirmasi, Sanusi sebagai Ketua Komisi Pembangunan DPRD DKI Jakarta menyatakan kesiapannya bertarung dalam Pemilukada DKI. Namun, hal tersebut tetap harus menunggu waktu hingga partai besutan Prabowo Subianto itu sah merestuinya. “DPP nanti yang memastikan apakah saya layak maju ke kursi DKI satu,” ungkap Sanusi. Tak ubahnya Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seolah juga tak mau kalah. Partai berlambang banteng moncong putih itu dikabarkan telah menyiapkan nama-nama siapa bakal calon yang akan diusung. Misalnya, Wakil Gubernur DKI Incumbent Drajot Saefullah, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketua DPD PDI-P DKI Boy Sadikin. Namun, bagaimana kredibilitas kesemua nama tersebut ada di penilaian warga Jakarta. Banyak kalangan menyatakan warga DKI kini sudah lebih dewasa dalam memilih. Dimana warga kini tidak lagi mudah menelan mentah-mentah isu kampanye hitam yang dihembuskan lawan calon. Jadi, kita tunggu bersama siapa Gubernur yang akan layak dipilih. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : pilkada dki jakarta 2017 , Ahok , politik , Nasional

Sumber: RimaNews