Skema Pengamanan Berlapis untuk Piala Eropa 2016

Togel Hari Ini Metrotvnews.com, Paris: Kepala Kepolisian Paris. Michael Cadot menegaskan pasukannya sudah dipersiapkan dengan baik untuk menangani setiap masalah keamanan selama Piala Eropa 2016. Serangan teror yang dilakukan di Paris pada November 2015, menewaskan 130 orang, menimbulkan kekhawatiran atas potensi insiden berulang di Piala Eropa yang akan berlangsung empat hari lagi di ibu kota Prancis itu. Baca juga Highlights Liga Champions Eropa Bawa Portugal Juarai Piala Eropa, Ronaldo Dijadikan Nama Bandara Kilas Balik Piala Eropa 2016 Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Piala Eropa 2016 dimulai ketika Prancis menjamu Rumania di Stade de France pada Sabtu 11 Juni dini hari WIB, tujuh bulan dari serangan teroris terkoordinasi di Paris. Ketika itu, Paris diguncang bom saat pertandingan uji coba Les Blues kontra Jerman. Dalam konferensi pers pada Senin 6 Juni, Cadot menekankan pihak berwenang siap melakukan segala upaya demi mencegah ancaman. Sementara itu, lebih dari 3.000 orang telah ditambahkan untuk memberikan keamanan tambahan. “Tanpa diragukan lagi, hari ini saya percaya bahwa jawaban ini memberi kita cara untuk menghadapi masa sulit, di mana kita tidak akan pernah bisa mengatakan bahwa tidak ada risiko, bahwa risiko adalah nihil,” kata Cadot. “Ini periode yang sulit dengan serangan yang bisa melanda negeri kita di mana saja, saya ulangi tidak hanya di zona suporter dan stadion, tapi ya saya pikir hari ini kami telah dipersiapkan seperti yang kita harus berhadapan dengan tantangan ini,” lanjutnya. Meskipun langkah-langkah keamanan yang ketat di final Coupe de France antara Paris Saint-Germain dan Marseille di Stade de France bulan lalu, fan masih bisa menyelundupkan flare . Cadot pun berharap aparat keamanan bisa lebih waspada pada Piala Eropa 2016 dan tidak kecolongan lagi. “Kita perlu meningkatkan keamanan. Akan ada perimeter keamanan dekat dengan penjagaan keamanan luar yang akan menciptakan sesuatu tanda bahkan sebelum pos-pos pemeriksaan,” ungkap Cadot. “Kami berfokus pada zona suporter dan stadion, tetapi selama periode itu ada kebutuhan yang sangat kuat untuk pengawasan umum daerah Paris,” pungkas Cadot. (Soccerway) (KRS)

Sumber: MetroTVNews