KLB Buang Energi

Togel Hari Ini Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang juga Ketua Komite Kompetisi Sihar Sitorus menilai wacana Kongres Luar Biasa (KLB) yang digalang Forum Pengurus Provinsi (FPP) PSSI hanya untuk buang-buang energi saja. Menurutnya, KLB bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di PSSI. “Tuntutan itu (KLB) terlalu berlebihan dan hanya akan membuang energi saja. Kami baru bekerja lima bulan, masak sudah harus menggelar KLB,” ujar Sihar di Jakarta, Selasa (20/12). Menurut Sihar, PSSI saat ini tengah membutuhkan kepercayaan dari semua untuk untuk menjalankan program-program pembinaan. “Kami baru saja mau melangkah, tetapi sudah tidak dipercaya. Bagaimana program bisa jalan, bila kondisinya seperti sekarang,” tukasnya. Tuntutan KLB lahir dalam Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) yang digagas FPP di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu (18/12). Sebanyak 452 anggota PSSI menghadiri dan bulat meminta digelarnya KLB. PSSI diberi batas waktu untuk menjawab tuntutan itu selama 5X24 jam yaitu sampai 23 Desember. Bila tidak direspon, maka KLB akan digelar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) yang juga terbentuk dalam RASN tersebut. Sihar memastikan, PSSI tetap berada dalam koridor organisasi. Artinya, bila tuntutan KLB itu memang diminta 2/3 anggota setelah dinyatakan valid dalam verifikasi, tentu PSSI siap mewujudkan tuntutan itu. Sejauh ini, PSSI belum menerima hasil pertemuan RASN yang disebut Deklarasi Jakarta. Deklarasi Jakarta sesungguhnya sudah pernah diantarkan ke Kantor PSSI oleh FPP. Namun berkas itu batal diserahkan karena ketua umum dan sekretaris jenderal PSSI tidak ada.

Sumber: Bolalob