Banten Kucurkan Rp1 Juta Per Siswa Cegah Anak Putus Sekolah

Rimanews – Sebanyak 11.000 siswa SLTA dari keluarga miskin di Kabupaten Lebak, Banten, digratiskan seluruh biaya pendidikan untuk mengantisipasi anak putus sekolah. “Semua siswa gratis itu dibiayai oleh APBD setempat dengan menerima bantuan Rp1 juta/siswa.” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat saat dihubungi di Lebak, Senin (19/1). Baca Juga Bupati Nganjuk Tersangka Korupsi Penjual Ubi Rebus Sebut Era SBY Lebih Baik daripada Era Jokowi JK: Masjid Harus Moderen Ia mengatakan, pemerintah daerah menargetkan tahun ajaran 2014-2015 tercapai nilai angka partisipasi kasar (APK) di atas nasional yakni 70 persen. Pencapaian APK tingkat SLTA itu merupakan komitmen pemerintah daerah melalui program Lebak Cerdas yang digagas Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Saat ini, pihaknya terus menyosialisasikan kepada pengawas, tenaga pendidik, komite sekolah, dan masyarakat agar anak-anak tidak putus sekolah. Mereka siswa dari keluarga miskin mendapat bantuan pembebasan biaya pendidikan melalui bantuan siswa miskin (BSM). Selain itu, juga dana bantuan sekolah (BOS), bantuan khusus murid (BKM), rintisan BOS, dan subsidi silang. “Kami yakin ke depan tidak ada lagi siswa yang putus sekolah setelah sumua digratiskan,” katanya. Menurut dia, pemerintah daerah mendorong anak-anak agar tidak putus sekolah dengan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Wajib Belajar Selama 12 Tahun. Perda tersebut merupakan bentuk pelayanan bidang pendidikan untuk mendongkrak APK. Saat ini, seluruh biaya pendidikan wajib belajar 12 tahun untuk siswa miskin sudah disubsidi oleh pemerintah daerah. Pemerintah daerah terus menggenjot, terutama pada pendidikan jenjang SMA/SMK, karena banyak anak-anak putus sekolah. “Kami menargetkan jenjang SLTA sekitar 60 persen nilai APK karena saat ini baru mencapai 52 persen, sedangkan tingkat nasional 70 persen,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Lebak , siswa miskin , bantuan , BSM , Putus Sekolah , APBD , pendidikan , Budaya

Sumber: RimaNews