Paul Pogba Tutup Mata dan Telinga Dari Kritik

Bagi Pogba, apapun bisa terjadi di sepakbola dan publik boleh saja memberinya kritik terkait penampilannya di Euro 2016 ini. Namun Pogba memastikan bahwa tidak akan ada jawaban darinya soal kritik-kritik yang muncul tersebut.
Menjadi tumpuan utama Prancis untuk bisa menjadi juara, Pogba seperti mengalami anti klimaks di laga pertama. Ia bermain buruk dan membuat pelatih Didier Deschamps menggantinya di babak kedua pertandingan melawan Rumania. Kemudian beredar rumor bahwa Pogba tidak akan bermain sejak menit awal melawan Albania dan ternyata hal tersebut benar-benar menjadi kenyataan dimana Pogba dan Antoine Griezmann baru dimainkan di paruh kedua oleh Deschamps.
Banyak yang menyayangkan Pogba tidak bisa memberikan kemampuan terbaiknya untuk Prancis. Tak sedikit pula yang menyamakan dirinya dengan Lionel Messi yang dianggap menjadi pemain yang berbeda ketika membela Argentina dan Barcelona.
Saya bermain sepakbola dan saya bermain untuk tim. Hal seperti itu akan menjadi pembicaraan entah dalam konteks bagus atau buruk. Kritik? Saya tidak punya jawaban pada siapa pun soal itu, tutur Pogba.
Melawan Swiss semalam Pogba sebenarnya sudah bisa memperbaiki penampilannya. Hanya saja, ia masih kurang dalam hal finishing touch dimana ia gagal menyelesaikan sejumlah peluang yang juga diakibatkan karena tangguhnya Yann Sommer, kiper Swiss.
Kami punya peluang untuk menang namun pada akhirnya kami hanya bisa meraih satu poin saja. Kami senang bisa menjadi juara grup dan petualangan akan terus berlanjut. Di awal pertandingan saya bisa bermain lebih menyerang dan kami baik-baik saja. Tapi kemudian mereka menemukan celah dan saya dipaksa untuk membantu pertahanan.

uggbootsshoessale.com omi Sumber: Sidomi