Marcio Souza Sudah Bermasalah Sejak di Indonesia

Bahkan, mantan pesepakbola yang pernah memperkuat sejumlah klub di Indonesia ini ini sudah terkenal bermasalah sejak merumput di persepakbolaan tanah air.
Saat membela Deltras Sidoarjo pada 2011 silam, Marcio Souza dilaporkan oleh panitia pelaksana pertandingan Persisam Putra Samarinda dengan tuduhan penganiayaan. Saat itu, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi sempat memperingatkan klub-klub di tanah air untuk tidak memakai jasanya.
Marcio Souza tersangkut masalah lagi saat memperkuat Perseman Manokwari pada Oktober 2013. Ia diduga telah menerima uang suap sehingga Perseman mengalami kekalahan 2-4 dari Persepar Palangkaraya. Akibat tudingan tersebut, Marcio Souza bahkan dikabarkan dikeroyok oleh beberapa pemain Perseman.
Nah, beberapa waktu lalu, Marcio Souza dikabarkan telah ditangkap oleh pihak kepolisian di negaranya. Ia disebut-sebut terlibat kasus match fixing alias pengaturan skor pertandingan dalam kompetisi negara bagian Serie A2 dan A3 Championship di Brasil.
Marcio Souza, yang pernah berkiprah di sepakbola Indonesia selama 8 tahun, ditangkap oleh kepolisian di Rio de Janeiro, demikian diberitakan oleh surat kabar lokal, Folha De S. Paulo.
Sebelum pulang ke Brasil dan akhirnya ditangkap, Marcio Souza pernah 8 tahun berkiprah di Indonesia. Ia datang pertama kali ke Indonesia pada tahun 2006 dan bergabung dengan Persela Lamongan hingga tahun 2009 dengan mengemas 42 gol dari 57 laga.
Kemudian, ia pindah ke Semen Padang selama semusim (2009-2010), lalu hijrah lagi ke Deltras Sidoarjo di tahun berikutnya (2010-2011). Tahun 2011, Marcio Souza memperkuat Arema (2011-2012) dan di musim selanjutnya ia menyeberang ke Persib Bandung (2012-2013), lalu ke Perseman Manokwari (2013).

uggbootsshoessale.com kiu kiu Sumber: Sidomi