Kelompok 85: PSSI Kurang Percaya Diri!

Oleh karena itu, Kelompok 85 ingin mendorong PSSI agar bersinergi dengan pemerintah, termasuk dalam pengelolaan Timnas Indonesia.
Kami menganggap PSSI tidak percaya diri dalam membentuk timnas sehingga butuh dorongan. Makanya kami menyarankan PSSI agar mengajak kami bersama pemerintah membicarakan pembentukan Timnas Indonesia, kata Komite Media Kelompok 85, Haruna Soemitro, beberapa waktu lalu.
Pemilihan pelatih Timnas Indonesia merupakan kewenangan Komite Eksekutif PSSI. Kami hanya ingin mendorong PSSI agar lebih percaya diri, lanjutnya.
Untuk saat ini, kami bukan PSSI yang berwenang mencari pelatih Timnas Indonesia. Dalam situasi seperti sekarang, PSSI harus punya terobosan layaknya kompetisi yang sudah berjalan lagi, imbuh Manajer Madura United FC ini.
PSSI sendiri sebelumnya memutuskan untuk menunda pengumuman terkait siapa yang akan menjadi pelatih Timnas Indonesia senior di antara dua kandidat, yaitu Nil Maizar dan Rahmad Darmawan (RD).
PSSI menunda pengumuman nama pelatih Timnas Indonesia (senior) hari ini (Jumat, 3 Juni 2016). Pengumuman resmi selanjutnya belum bisa kami tentukan hari dan tanggalnya, jelas Anggota Expert Panel Komite Teknik dan Pengembangan PSSI, Emral Abus.
Awalnya, ada tiga kandidat calon pelatih Timnas Indonesia senior selain Rahmad Darmawan dan Nil Maizar, yakni Indra Sjafri. Namun, mantan pelatih Timnas Indonesia U19 itu memilih mundur karena menilai PSSI masih belum kondusif dan ingin tetap fokus untuk Bali United.

uggbootsshoessale.com keluaran togel sgp Sumber: Sidomi