Yaah…Medina Gagal Raih IM Putra

SUDAH MAKSIMAL: Medina Warda Aulia (kanan) saat menghadapi pecatur Vietnam. Foto: Bambang Supriatna/INDOPOS INDOPOS.CO.ID -Ambisi pecatur Indonesia, WGM Medina Warda Aulia meraih gelar International Master (IM) putra pada Turnamen JAPFA International Masters (IM) 2016 pupus sudah. Hingga babak ke 8, yang berlangsung di hotel Novotel, Jumat (9/12/2016), Medina baru mengemas 2,5 VP setelah kembali bermain remis dengan Hoang Thi Bau Tram. Dengan sisa tiga ronde yang harus dihadapi, maksimal Medina hanya mampu mengumpulkan 7 VP, kurang 0,5 dari syarat yang ditentukan yaitu meraih 7,5 VP. Sebelum berlaga di ajang ini, Medina sudah meraih dua kali norma IM putra. Dengan demikian, dia tinggal memenuhi satu kali lagi persyaratan untuk bisa menyandang gelar IM putra. Sayangnya, kesempatan emas ini tersia-siakan sehingga ia harus ikut satu kali lagi ikut turnamen internasional untuk meraih IM putra. Menurut Kabid Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem, kondisi fisik Medina menjadi kendala utama. Selebihnya, dalam beberapa waktu belakangan ini ternyata edang fokus kuliahnya. “Sebelum bertanding di kejuaraan ini ia dirawat di rumah sakit karena ada radang paru-paru. Ia terpaksa harus membawa tabung oksigen di kejuaraan ini untuk antisipasi kemungkinan sesak nafas. Ia juga selama ini harus mengerjakan tugas-tugas kuliahnya hingga kadang-kadang sampai dini hari. Ini yang membuat kondisi fisiknya melemah,” ujar Kristianus. Lebih lanjut dikatakan oleh Kristianus, kondisi fisik yang kurang bagus membuat seorang pecatur akan kesulitan bertarung selama tiga jam. “Biasanya kalau fisik lemah, seoran pecatur mulai tidak fokus ketika bertarung di atas dua jam. Ini juga dialami oleh oleh Medina. Kerja otak dengan fisik menjadi tidak sinkron lagi,” ujarnya. (bam) Editor : Wahyu Sakti Awan

Sumber: Indopos