Ini Jawaban Kemenpora atas Kekecewaan Pahang FA

Bola Online Metrotvnews.com, Jakarta: Kemenpora mengklarifikasi persoalan gagalnya kedatangan klub Malaysia Pahang FA ke Indonesia. Otoritas olahraga tertinggi tanah air itu membeberkan lewat twitter bahwa kelangsungan lanjutan Piala AFC Asia tersebut sudah diserahkan kepada manajemen Persipura. Pahang FA dijadwalkan untuk menghadapi Persipura pada babak 16 besar Piala AFC, Selasa 26 Mei mendatang. Sejatinya mereka datang tiga hari sebelumnya atau hari ini, Minggu 26 Mei, untuk adaptasi lapangan dan melakukan latihan kecil. Baca juga Ahly al-Khalil Wakili Palestina di Piala AFC Tiga Pemain Pahang FA Tidak Dapat Visa, BOPI Enggan Disalahkan PSSI dan Kemenpora Konflik, Persipura Pilih Fokus ke Piala AFC Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Sayangnya ketika sebagian skuatnya sudah datang ke Indonesia, mereka malah memutuskan kembali lagi ke negara asalnya. Hal itu sengaja dilakukan karena kekecewaan mereka atas PSSI yang dianggap tidak dapat mengurus visa untuk tiga orang pemain asingnya. Sambil menyalahkan PSSI, Pahang FA pun akhirnya memutuskan kembali ke negaranya pagi ini. “Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) gagal membantu dalam penyediaan visa bagi pemain-pemain Pahang. Tim akan pulang pagi ini,” tulis Pimpinan Manajemen Pahang FA Fahrizal Hasan dalam akun twitternya, Minggu (24/5/2015). Terlarut dengan kekecewaan, Pahang FA lantas mengirimkan surat protes kepada AFC sebagai langkah selanjutnya. PSSI yang mengetahui hal ini tak ingin disalahkan karena memang telah dibekukan oleh Kemenpora. Namun, setelah diklarifikasi lewat akun twitter resmi Kemenpora, hal itu disebabkan karena adanya kesalahan dari surat konfirmasi rekomendasi yang dikirimkan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Meski begitu, pihak BOPI mengaku sudah mengirim balik surat rekomendasi yang benar pada sehari sebelumnya dan menyerahkan tanggung jawab penuh selanjutnya kepada pihak Persipura. Berikut poin-poin klarifikasi yang dibeberkan dalam twitter resmi KEMENPORA_RI: 1. Persib mengirim surat permohonan ke BOPI utk penerbitan visa klub tamu pada 22 Mei jam 14.00 yang disusul pihak Persipura yg mengirim email jam 16.00. 2. Pihak Persipura (Rocky Bagbena) juga sudah komunikasi dengan pihak BOPI (Rubby Saputra) melalui telepon dan SMS. 3. Surat segera diteruskan ke Ketum BOPI melalui Kadiv Organisasi dan langsung diberikan persetujuannya. 4. Pada 23 Mei 2015, surat rekomendasi untuk Persib dan Persipura telah ditanda tangani Ketua umum BOPI dan siap didustribusikan melalui email. 5. Email langsung dikirimkan ke pihak Persib dan Persipura lengkap dg surat rekomendasi terlampir. Dikirim pada 23 Mei 2015 13:58. 6. Ternyata ada kesalahan dalam melampirkan file, dimana rekomendasi BOPI yang dikirim untuk Persipura adalah versi yang belum ada tanda tangannya. 7. Ada konfirmasi dari Yudiana (pihak Persib) yg menyebutkan bahwa surat rekomendasi untuk Persipura yg dikirimkan belum ada tanda-tangannya. 8. Rubby selaku pihak BOPI mengirim email ulang pada 15:01 dengan lampiran surat rekomendasi visa Pahang FC yg telah ditandatangani Ketum BOPI Dengan sudah dikirimkannya rekomendasi BOPI, maka prosedur selanjutnya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab manajemen Persipura (KAU)

Sumber: MetroTVNews