Bali United Lepas 12 Pemain

Tim sepak bola Bali United memastikan tidak mempertahankan 12 pemain lama mereka. Ke-12 pemain tersebut dilepas menjelang kompetisi resmi Indonesia Super League (ISL), yang berlangsung Maret 2017 mendatang.
“Secara resmi 12 pemain yang tidak dipertahankan ini karena beberapa pertimbangan dari pihak manajemen,” kata Pelatih Bali United Indra Sjafri di Kuta, Bali, Kamis (5/1).
Ke-12 pemain yang tidak dipertahankan Bali United yakni Rully Desrian yang menempati posisi penjaga gawang, Indra Permana (pemain belakang), dan Hendra Sandi (Gelandang) karena menjalani pendidikan kepolisian diinstansinya.
Ngurah Komang (penjaga gawang) tidak dipertahankan karena pemain itu ingin mencari suasana baru di luar Bali United, Bobby Satria pemain belakang juga tidak dipertahankan, karena dinilai masih belum mampu memperkuat tim Bali United.
Loudry Meilana posisi gelandang tidak diperpanjang kontraknya, karena pemain ini masih cedera dan perlu waktu untuk beristirahat. “Untuk biaya pengobatan Loudry semua ditanggung manajemen Bali United,” ujarnya.
Leo Guntara yang menempati posisi gelandang, Yulius Mauloko (penyerang), Zoran Knesevix (gelandang), Daniel Heffernan (penyerang) dan Nemanja Vidakovic (penyerang) tidak dipertahankan karena belum mampu membawa kontribusi untuk Bali United.
“Untuk Alsan Sanda yang menempati posisi penyerang tidak dapat kami pertahankan karena dipanggil untuk membela PS Bhayangkara,” ujar Indra yang juga mantan Pelatih Timnas U-19 Sedangkan, 16 pemain lama Bali United tetap dipertahankan dengan durasi kontrak berbeda-beda. “Secara umum dari semua pemain lama yang bergabung dengan Bali United, kami tidak mempertahankan pemain lama hanya 30 persen dari total seluruh pemain yang ada,” katanya.
Upaya ini dilakukan, untuk membangun tim lebih baik ke depannya. “Finalisasi pengumuman skuad Bali United secara keseluruhan akan kami umumkan pada Maret 2017, karena ada satu atau dua pemain lama yang belum kami putuskan apakah diperpanjangan kontrak atau tidak karena masih dievaluasi,” katanya.
Ia mengatakan, selama dua tahun (Januari 2015 hingga Januari 2017) terbentuknya Bali United, Indra Sjafri bersama manajemen sudah melakukan evaluasi berkaitan dengan para pemain.
Dari evaluasi tersebut, ia menilai wajib melakukan perubahan dan pergantian beberapa pemain yang lebih cocok dengan karakter tim kesebelasan Bali United ini.
Ia menegaskan, kehadiran Bali United dikompetisi ISL ini untuk menjadikan klub profesional yang ke depannya juga akan berkontribusi terhadap atlet muda berprestasi yang membela Indonesia dikancah internasional.
“Kami memberikan porsi besar untuk pemain muda lokal dan asli Indonesia untuk bergabung dengan Bali United, karena pemain muda merupakan aset kerangka tim kesebelasan Serdadu Tridatu untuk menunjukkan kemampuannya dalam ajang bergengsi ini ke depannya,” ujarnya.

/YUD
ANTARA

uggbootsshoessale.com keluaran togel sgp Sumber: BeritaSatu