Sidang PK Serge “Bali Nine” Digelar di Tangerang

Rimanews- Sidang Peninjauan Kembali (PK) terhadap terpidana mati, Serge Arezki Atlaoui warga negara Prancis , diketuai oleh Indri Murtini dan anggota yakni Ratna dan Made Suratmaja. Pantauan di lapangan, sidang yang dilaksanakan di ruang lantai dua Pengadilan Negeri Tangerang, dijaga ketat anggota kepolisian dari Brimob bersenjata lengkap. Baca Juga Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh Sementara itu, Serge Arezki Atlaoui duduk disamping kuasa hukumnya dengan menggunakan kemeja putih sambil menunduk mendengarkan pembacaan. Hingga kini, proses pembacaan oleh dua kuasa hukum Serge masih berlangsung. Keluarga Serge pun tampak ikut mengamati jalannya sidang. Serge Atlaoui yang merupakan terpidana kasus narkoba adalah Warga Negara Prancis. Serge Atlaoui ditangkap bersama belasan terpidana lainnya pada tahun 2005 terkait kasus narkoba yakni pengoperasian pabrik ekstasi yang berlokasi di Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten. Pada tahun 2007, Mahkamah Agung memvonis mati karena terbukti terlibat dalam kasus tersebut. Lalu Serge Atlaoui mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo namun ditolak melalui Keputusan Presiden Nomor 35/G Tahun 2014. Hingga akhirnya Serge mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan diterima oleh PN Tangerang pada 10 Februari dan menjalani sidang perdana hari ini, Rabu (11/3). Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2/PNPS/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati, kejahatan yang dilakukan lebih dari satu orang, maka eksekusi dilakukan bersamaan terhadap terpidana mati. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Eksekusi Mati Bali Nine , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews