PDAM Tak Peduli Nasib Warga Papua

Rimanews – Masyarakat Papua kesulitan mendapat air bersih. Pelayanan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak dapat dinikmati warga di wilayah terpencil. Kondisi minim air bersih dialami masyarakat Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. Sekretaris Kampung Yoka Maklon Mariai mengatakan pemerintah pusat dan daerah tidak pernah memperhatikan kebutuhan air warganya. Baca Juga Polisi Pulangkan Puluhan Warga yang Hendak Jarah Konsentrat Freeport Polisi Tahan 150 Mahasiswa Papua Usman Hamid: Pasal Makar Pasal Karet Freeport, TNI, dan Kontrak Baru Indeks Pembangunan Manusia Papua Masih Rendah “Masyarakat Yoka belum pernah merasakan air bersih dari PDAM. Kami sudah berulang kali mengusulkan keluhan itu melalui musyawarah yang digelar tiap tahun, lalu dinaikkan ke Pemerintah Kota Jayapura tapi sampai saat ini belum terealisasi,” keluhnya, Jumat (22/8). Selama ini, masyarakat mendapat air dari sumur bor hasil proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan dan partisipasi masyarakat pada 2007 lalu. Namun, sumur ini tidak mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat. Mereka terpaksa meminum air Danau Sentani. “Ada 14 sumur bor yang sudah dibangun di Kampung Yoka. Tapi bagi kami itu belum cukup masih sangat kurang, perlu ditambah, Kami minta Pemerintah Kota Jayapura memperhatikan warga Yoka yang membutuhkan air bersih. Sudah puluhan tahun tapi belum ada uluran tangan pemerintah maupun instansi terkait ” tuturnya. Maklon menyatakan pipa air bersih PDAM dibangun Sekolah Pamong Praja atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 1976. Sayangnya, jaringan air diputus ketika sekolah ditutup pada 1980an. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Papua , PDAM , Masyarakat , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews