Mantan Menkes Bantah Terlibat Kasus Korupsi Alkes

Agen Judi Bola Terpercaya Jakarta- Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (24/10). Siti diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk kebutuhan pusat penanggulangan krisis Departemen Kesehatan dari dana Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2007. Kepada awak media, menteri di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini membantah terlibat dalam kasus korupsi alkes. Menurutnya, KPK juga tidak memaparkan mengenai kasus yang menjeratnya. “Jadi saya dituduh menerima, tetapi yang memberi tidak jelas. Siapa yang memberi kapan saya diberi tanggal berapa saya diberi, nampaknya itu tidak detail,” kata Siti di Gedung KPK, Jakarta. Dalam dakwaan dengan terdakwa Ratna Dewi Umar, Siti Fadilah disebut mengarahkan agar pengadaan alat kesehatan flu burung tahun 2006 melalui penunjukan langsung terharap Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (PT Prasasti Mitra) sebagai pelaksana proyek. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Siti membantahnya. Siti mengklaim, tugas menteri tak ada hubungannya dengan pemenang tender. “Tidak tidak ada pengaruhnya itu seorang menteri tidak ada hubunganya dengan pemenang tender,” katanya. Diketahui dalam kasus ini, Siti Fadilah diduga menerima Mandiri Travellers Cheque (MTC) senilai Rp 1,375 miliar terkait proses pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan dari dana DIPA Revisi APBN Pusat Penanggulangan Krisis Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI Tahun Anggaran 2007. Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Siti Fadilah dijerat dengan Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Fana Suparman/WBP Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu