DPR: Menhub Harus Beri Sanksi Terhadap Citilink!

Rimanews – Kecelakaan tunggal yang menimpa Pesawat Citilink QG9707 jurusan Jakarta-Padang membuat Bandara Minangkabau, Padang, Sumatera Barat belum beroperasi secara normal. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPR RI, Fauzi Amro menilai, pihak operator penerbangan masih mengabaikan peraturan keselamatan penerbangan. Menurutnya, perstiwa tergelincirnya pesawat Citilink tersebut bukanlah semata-mata faktor alam. Baca Juga Pembubaran Kegiatan Natal di Bandung Tragedi Intoleransi Kader Mendukung Anies-Sandi, PDIP Dinilai Tetap Solid Beban Moral Partai NasDem Menangkan Ahok “Kalau gunung meletus, lalu ada hujan itu faktor alam. Tapi, yang dilihat di Minangkabau, tergelincir, ban pecah, problem regulasi, aturan tak diindahkan,” ujar Fauzi Amro, Jakarta, Senin (3/8/2015). Untuk itu, ia meminta kepada Kementerian Perhubungan melakukan pengetatan regulasi terhadap pesawat untuk melakukan maintenance termasuk pengecekan pesawat, perawatan, pengorganisasian, dalam waktu beberapa bulan sekali. “Menhub harus beri sanksi tegas terhadap citilink supaya tidak terluang,” ucapnya. Lebih jauh, ia menyatakan bahwa Kemenhub belum bersikap tegas selama ini. Maka dari itu, kata Fauzi, perlu ada punishment terhadap pihak maskapai penerbangan agar peristiwa seperti Citilink tidak terulang kembali. “Nanti itu pihak maskapai akan ikuti, kalau tidak ada contoh tidak mungkin. Ban pecah kok bisa terbang, harus tegas, beri sanksi,”tandasnya. Seperti diinformasikan, bahwa pesawat Citilink mengalami pecah ban, disaat keadaan cuaca alam tengah terjadi hujan lebat. Beruntung tak ada korban dalam peristiwa ini, seluruh penumpang dapat terevakuasi melalui pintu darurat pesawat. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Pesawat Citilink , Citilink tergelincir , Bandara Minangkabau , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews